dengan cara menulis diblog ini.. saya jadi merasa lega.. bisa menceritakan seluruh isi hati saya, kepada semua para pembaca..
on frime : @sitikurniasih24 @thaariq16
Ini bukan sebuah penghakiman atas pilihan yang salah atau sebuah penyesalan yang enggan diakhiri juga ragu untuk dilanjutkan. Ini adalah tentang sebuah kenyamanan, tentang bagaimana kita mengukir senyum, bukan karena keterpaksaan.
Bukan juga drama yang kau bangun demi menyenangkan orang yang tidak kau cintai adalah sama saja dengan menabur jeruk nipis di luka yang teriris tipis? pada akhirnya, kamu akan tetap berhadapan dengan pilihan untuk tetap bertahan atau meninggalkan, pada pilihan "ya" atau "tidak" sementara luka iris tipis yang kau tinggalkan masih jelas menyapa hariku.
Bukankah kamu juga menyakitinya dengan sikap yang kau buat seolah-olah manis?
kemudian nantinya, akan berhujung pahit seperti yang aku rasakan.
siapa lagi? wanita yang akan kau sakiti hatinya?
Jika bagimu tidak indah lalu tidakkah kau berfikir, kamu telah salah memilih pasangan?
Anggaplah aku sebagai pilihan atas kelabilanmu saat itu.
Aku ikhlas kamu pergi, toh jika lama tak bertemu, kita mungkin akan tau
arti merindu. Dan kita bisa melunasinya kapan saja. Kamu dan keluaragamu,
aku dan keluargaku. Atau mungkin, kita bisa melunasi setiap hari, kau
dan aku menjadi satu keluarga. Bersamaku, kita sama-sama belajar, kita
pernah saling mencinta dan terluka bersama. Bersamaku, kamu tau arti
cemburu. Bersamaku kita terasa konyol, kita terasa cocok. Lalu bagaimana
dengannya? apa kamu merasakan hal seasik ini dengannya?
Cinta memang tak akan sempurna, aku yang salah telah mengharapkannya. Bukan masalah, ini hanya soal waktu. kelak ada saatnya kamu harus memilih jalan yang meskipun sakit tapi melegakan hati.
Untukmu Para Hati yang sedang labil menentukan pilihan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar